Sabtu, 04 Agustus 2012

HIKAYAT GORENGAN

Waktu mau buat artikel ini jujur aku bingung apa yang mau kuceritakan tentang dia (mas gepeng ), tapi yang jelas mas gepeng si tokukang goreng mampu menghilangkan rasa marah, rasa galau (hadehhh..) Rasa curiga dan berbagai rasa lainnya, sebab mas gepeng menyediakan nasi goreng yang menghilangkan rasa peneng (pening**.maksain banget ya) Singkat cerita usai melakukan loby loby hingga pukul 11 malam sahabat temannya teman kawanku baru teringat istrinya yang cantik sedang gundah gulana dirumah, hal itu terjadi entah karena sesuatu yang jelas oleh sikap temannya teman kawanku itu. (Hadehhh). Kesibukan dengan berbagai kegiatan membuat dia lupa kalau sang dewi persik menunggunya dengan tanda tanya sedang apa? Dimana? Dengan siapa? Yahh maklum perempuan yang selalu berteori dengan perasaan berbeda sama kaum adam yang selalu berteori dengan sistem konspirasi. Sepeda motor viksi dipacu kencang membelah malam menyalip senjumlah pengendara sembari memikirkan pekerjaan yang sedang digarap dengan penuh harap,dan sreeeeettttttttttttt,,,,,,,, bak pembalap yang bertemu tikungan tajam pedal rem dinjak sekuat tenaga sambil temannya temanku itu berkata, " oooo pindah kesini rupanya si mas gepeng" katanya sambil tersenyum. Sembari merogoh kantong celana sebelah kanan teman itu berhasil memperoleh selembar uang limapuluh ribuan miliknya semata wayang... "Mudah2an cukup," katanya sambil memarkirkan kendaraan. "Eh mas lama gak keliatan, rupanya pindah kesini ya," kata si teman sok akrab padahal keakraban itu sengaja ia ciptakan dengan harapan mendapatkan discount nasi goreng jelang hari raya ( huh,,, apa kaitannya). "Iya mas kita baru pindah, ya alhamdulillah kita buka cabang disini, krn ditempat sebelumnya kita kena gusur" ujarnya. Waw, kalimat itu bagi temanku adalah kalimat syukur yang menyinggung telak pemerintaj daerah, untungnya temanku itu bukan PE EN ES yang setiap hari makan gaji,,, oya temanku itu jurnalis juga. " Mas, kl buka usaha seperti ini modalnya berapa dan dapat modal darimana?tanya temanku," Yo modal sendiri kang, masa ngerampok, modalnya cukup modal nekat saja, kalau modal bank gak berani kang, takut kena audit BPK atau malah kena periksa KPK kan repot, kita ini orang kecil, mana bisa ngurus pinjaman kayak begitu atau yang kayak pinjaman BLBI... Busettttt ni tukang goreng nasi jago banget pikir temanku itu. " Emang kenapa sama BLBI" tanya sang teman. "Ah mas ini jangan kebanyakan nonton gosip selebrity aja donk atau kebanyakan nonton sinetron ular naga di indosiar tu jadinya oon, mending kalau malam makan disini aja, sambil kita syering isyu isyu politik yang bisa mencerdaskan kehidupan bangsa,"" kata si mas gepeng. Hahahahaha,,,, kondisi seperti inilah yang membuat temannya teman sahabatku itu tak pernah kena virus galau padahal kena tolak cintanya ( bc kisah dulu ). " Wes iki gorengane, 2 bungkus 22 ribu...," kata si gepeng. Waduh kang kok nanggung sih kenapa gak 20 ribu saja. "Waduh kang-kang,kok nawar, ngene lo, harga kedelai udah naik./lho apa kaitannya sama nasi goreng/ya ada dong ni minyak gorengkan dari kedelai/ ooooooo.../ darimana tau ini minyak goreng dari kedelai bukannya minyak sawit?/ wah kalau itu kurang tau kang, yang jelas menurut info di berita terjadi fluktuasi harga akibat perang dagang di eropa/// " mati aku"... Kata temanku ( profesinya membuat ia kalah berargument) Bisa kang harganya kurang dikit tapi karet pengikatnya tak copot dulu...lho kok jadi karetnya... Ginilo mas, harga karet juga berpengaruh terhadap harga gorengan, bisa dibayangin kalau saya bungkus nasi goreng tapi gak diikat karet,,,,(hadeehhh,,, lapesnye banyak si mas gepeng ni ). Meski menjengkelkan rasa gorengan mas gepeng emang bener2 yahut, soalnya rasa nasi ghorengnya bisa diumpamakan tarian striptis cewek-cewek usbekistan diantara lidah dan gigi (akai gmana tu*..a*) Viksi coklat kembali dipacu kencang, hingga tiba dirumah dengan selamat, tapi ya dasar perempuan rumah sudah dalam kedaan gelap gulita, dan ia sendiri baru ingat istri tercintanya sedang gundah gulana (----) klakson dibunyikan dan pintu tak kunjung dibuka juga, temannya teman kawanku itu akhirnya mengambil anak kunci serap yang sebenarnya tersedia di loker jok motor hingga bisa masuk kedalam rumah tapi kembali ia terkesima ketika melihat kamar tidurnya yang rapi tetapi sepi,... Dengan sedikit rasa aneh dibukanya pintu kamar lainnya dan melihat sang dewi persik sedang tertidur pulas... Hmmmm,,, dasar wanita sulit dimengerti, dan wanita sepertinya memang gak perlu dimengerti agar tak terlalu banyak bermain teori. Huaaaahaammmmm ngantuk,... Tidok lokkk

Tidak ada komentar:

Posting Komentar