web ini merupakan wadahku bercerita tentang apa adanya, tentang isi dunia, tentang segala problematika yang ada, ini dunia yang kadang bisa nyata dan terkadang fatamorgana
Jumat, 03 Agustus 2012
KENAPA ORG JUJUR BISA JADI PEMBOHONG
Kenapa orang jujur bisa berbohong? Simak cerita ini!!!
Suatu hari, ketika seorang kakek, penebang kayu, sedang menebang pohon, ia kehilangan satu2nya kapak yg ia punya karena terjatuh ke sungai. Dia menangis & berdoa, hingga muncul malaikat dan bertanya kepadanya:
“Mengapa engkau menangis?”
Sambil terisak si kakek bercerita tentang satu2nya kapak alat pencari nafkahnya telah terjatuh ke dlm sungai.
Malaikat menghilang seketika & muncul kembali dgn membawa Kapak Emas sambil bertanya: “Apakah Ini Kapakmu?”
“Bukan,” jawab kakek Itu.
Lalu malaikat menghilang lagi & muncul kembali dgn membawa Kapak Perak sambil bertanya lagi: “Apakah ini kapakmu?”
“Bukan,” sahut kakek itu sambil menggelengkan kepala.
Setelah menghilang sekejap, malaikat itu kembali lagi dgn membawa kapak yg jelek dgn gagang kayu & mata besi. “Apakah ini kapakmu?”,
“Ya, benar ini kapak saya."
“Kamu adalah orang jujur, oleh karenanya aku berikan ketiga kapak ini untukmu Sebagai imbalan atas kejujuranmu!”
Kakek itu pulang ke rumah dgn rasa syukur & sukacita.
Beberapa hari kemudian, ketika menyeberangi sungai, isterinya terjatuh & hanyut ke dlm sungai.
Si kakek menangis dgn sedih & berdoa.
Muncullah pula malaikat yg memberinya 3 Kapak tempo hari.
“Mengapa engkau menangis?”,
“Isteriku satu2nya yg amat kucintai terjatuh & hanyut ke dlm sungai.”.
Lalu malikat menghilang & muncul kembali dgn membawa Luna Maya sambil bertanya “Apakah ini isterimu?”, “Ya.”
Malikat amat murka & berkata “Kamu bohong! Kemana perginya kejujuranmu?”
Dgn ketakutan sambil gemetaran kakek itu berkata, “Jika aku tadi menjawab bukan, engkau akan kembali lagi dgn membawa Cut Tari & jika kujawab lagi bukan, engkau akan kembali dgn membawa isteriku yg sebenarnya & saya pasti akan menjawab benar, lalu engkau akan memberikan ketiganya untuk menjadi isteriku. Saya ini orang tua renta... Tdk mungkin saya bisa seperti Ariel...
mn kuat =D█=D█▬█ä=))
PENCERNAAN FATWA PUJANGGA
Tapi sayang seribu kali sayang...
Kemanakah risau hati kualamatkan...
Terimalah jawabanku ini,,,,,,
Lagu berbait indah bertajuk fatwa pujangga sampai saat ini belum
diketahui persis siapa penciptanya,namun jelas digemari banyak orang
bahkan dirilis di film laskar pelangi dimana anak-anak menjadi pemandu
utama film yang bomming.
Secara pribadi, baris demi baris lagu fatwa pujangga mampu membawa
kita hanyut dalam sebuah pertanyaan siapa kekasih sang pencipta lagu
itu?
Dari hasil broswsing dan pencarian malamku, sang pencipta lagu
ternyata merindukan sesorang diatas alam khayalnya, sehingga lirik itu
tercipta.
"Tapi sayang, sayang-sayang sribu kali sayang, kemanakah risalah
kualamatkan," dalam lirik ini tergali kalimat bahwasanya ia sendiri
tak tau kemana ia harus hantarkan buaian sayangnya karna cintanya pada
seorang gadis itu khayal semata.
Dan aku sendiri bingung kenapa artikelku kali ini mencoba menggali
tentang lagu fatwa pujangga yang bernuansa melayu itu padahal aku
penggila rock metallika, sejenis scorpion atau GNR, atau mungkin
membuat tulisan ini terlalu mengalir mengikuti perasaan saja yang
gundah gulana (hahaha lebai.)
T'lah kuterima suratmu nan lalu
Penuh sanjungan kata merayu
Syair dan pantun tersusun indah, sayang
Bagaikan madah fatwa pujangga
Kan kusimpan suratmu nan itu
Bak pusaka yang amat bermutu
Walau kita tak pernah bersua, sayang
Cukup sudah tandamu setia
Dua bait diatas mengawali penyelamanku pada lagu jadul itu, apa
mungkin si pencipta lirik hanya pernah sekali berjumpa lantas
diucapkan kata2 manis oleh sang gadis kemudian siwanita pergi, karena
di era 70 an terdapat banyak batasan gadis dan jejaka melayu,....
Lantas apa yang membuat sang jejaka tak tau harus kemana?
Atau bisa saja jejaka hanya dikirimi gadis sepucuk surat.....
Jam saat kubuat tulisan ini persis menunjukkan pukul 00.00 dimana
waktunya hari berganti, tapi tah kenapa mata belum juga bisa terpejam,
kuputar lagu fatwa pujangga berulang ulang untuk meyakinkan misteri
gadis yang begitu diagungkan
Sang pencipta lagu..
"Walau kita tak pernah bersua, cukup sudah tandamu setia..."
Kalimat itu begitu misteri bagiku, lalu ku termenung sejenak dan
mengingat salah satu artikel dari blog yang aku sudah lupa,
Disana diceritakan jika sang pencipta NN dulunya adalah seorang
pelaut/ nelayan ditengah pekerjaannya sang pelaut menemukan sebuah
botol berisi surat bertuliskan arab melayu dengan isi sanjungan dan
kata2 indah, usai membacanya, cinta sang jejakapun tertaut dia tak
mampu membuang rasa cinta itu meski harus melayari ratusan pulau
sekalipun.
Tak mampu memendam rasa cintanya NN akhirnya mencoba menulis surat
balasan kepada sang gadis itu, isinya adalah keyakinan sang jejaka
bahwa surat yang ia temukan adalah untuknya sehingga terbit kalimat.
Terimalah jawapanku ini
Hanyalah doa restu Ilahi
Moga lah Dik kau tak putus asa, sayang
Pasti kelak kita kan bersua
Kalimat itu jelas mengandung makna yang mudah kita artikan bahwasanya
mereka memang tidak pernah bertemu dan hanya berharap bertemu,...
Konon begitulah akhirnya lagu itu dilahirkan dari seorang musisi
kawakan melayu indonesia dari mendengar cerita sang jejaka pelaut yang
berhasil menyingkirkan popularitas P RAMLEE pada masa itu.
Yap dia adalah Said Effendi melantunkan lagu-lagu populer yang
diciptakannya sendiri, seperti Bahtera Laju, Timang-timang, dan Fatwa
Pujangga, maupun karya orang lain, misalnya Semalam di Malaysia (karya
Syaiful Bahri), Di Ambang Sore (Ismail Marzuki), dan Seroja karya
Husein Bawafie. Lagu terakhir ini membawanya pada puncak ketenaran
KEBODOHAN ATAU TAQDIR II
Balik kekisah kebodohan atau takdir, temannya teman sahabatku itu asli
gak ganteng-ganteng amat sumpah cuma mirip drum oli milik pertamina
yang udah dijemur 1 bulan.
Kisah istri yang memintanya untuk menikah seperti kisah dijilid I
wkkwkwkn,,, tentu saja tidak bisa diamini sang jurnalis itu lantaran
sayang dan cinta yang pernah tumbuh kandas di padang pasir dan tertiup
angin puting beliung, apalagi sang jurnalis mendengar kabar dari
temennya teman dia kl sang cewek udah punya kekasih,...
Cukup lama terlewat sang jurnalis kini sudah berada dikota pelajar,
tah apa jak yang dia buat dan disana menurut temannya temanku dia
mambuat beberapa buah lukisan dan 10 buah weker (aneh..kan beli weker
sampe 5 biji) dan membawanya ke ibu kota provinsinya dan kembali
kedaerah, dan sebelum sampai kekotanya dengan bis butut ia kirimkan
lukisan dan weker lewat sepupu sang marketing.
Sempat ditanya sama temannya teman sahabatku,
"Tu buat siapa"
" Buat adikku,"
"Adik yang mana"
"Adik ketemu gede ya"
"Iya.."
"Trus...?"
"Ya adik doank, tanpa ada yang lain,!!!"
"Kok bisa?"
"Ya bisa dulu aku sayang, skrg gak.. Krn kutau batasan batasan itu,"
Yachhh,,,, gitulah kurang lebih dialog temannya temanku itu...
Back to perang grilya yang terjadi dirumah indah milik sang jurnalis
yang kutau dari temannya teman kawanku itu.
Kecemburuan tingkat tinggi dibalik keiklasan sang istri kembali
terjadi meski hanya bersifat singgung singgungan dan sedikit banting
bantingan (awas dibawah 17 tahun dilarang salah artikan ).
Sang istri jurnalis terus meminta sang jurnalis untuk mengejar tu marketing,
Pernah sang jurnalis curhat begini sama temannya teman kawanku kl
sejujurnya ia sudah tak ada sayang tapi, kalau terus diingetin apalagi
diputerin video si marketing sama istri si jurnalis ia kembali
terkenang pada cinta sebelah tangan.
" Aku bisa gampang jatuh cinta dan bisa gampang lupakan org"
"Loh kok bisa?"
" Gak ingat ya, kasus ITC 5 cewek kelahi gara2 aku " kata sijurnalis kepedean
" Iya ya, padahal lokan jelek,"
"Jadi gmana dong"
" Ya saat ini ku hanya bisa diam, melihat air mengalir," kata temennya
temenku itu
"Dan aku tak bisa bergrilya trus dirumah, aku masih anggap si
marketing itu adikku, biarpun istriku merongrongku dengan berbagai
cara,,, hadehhhhh...
Bagaimana menurut pembaca, simpulkan dan artikan sendiri krn
penulisnya bingung gak bisa mikir, lebih baik mikir TE HA ER....
Apalagi teman sahabat kawanku itu pernah nanya sahabatku itu takdir
atau kebodohan!????
KEBODOHAN ATAU TAQDIR I
Mencoba menekan tuts tuts kecil dihape yang tertera tulisan huruf
huruf kecil, tah harus dimulai dari mana, soalnya hari ini lagi blank,
jangankan naskah, ngomong aja susah tapi bukan sariawan.
Emm gini aja kucoba buat tulisan yang dibilang penting tapi gak
penting, dibilang pengalaman pribadi gak juga, tapi bahan ini didapat
dari cerita temannya teman teman ku, hadohh ribet.
Dimulai dari perjalanan tugasnya disalah satu kota kecil selama lebih
kurang 6 hari, dia boleh dibilang cakap soal loby meloby dan piawai
soal menggaet klien (kata temennya temanku).
Untuk sekedar share dia sendiri punya keluarga yang boleh dibilang
sedikit mapan secara ekonomi, gak kaya, gak miskin kalau pemerintah
mengistilahkan garis kemiskinan mungkin dia ada ditengah tengah garis
itu, lantas punya keluarga dengan istri yang boleh dibilang cantik
walaupun temen dari temennya bilang istrinya cantik banget.
Kembali keperjalanan tugasnya, ia disiapkan sebuah kamar hotel karna
maklum acara yang diikuti sang jurnalis itu acara kenegaraan hingga
seluruh hotel dikota itu sudah disesaki para calon pengunjung.
Menurutnya sih, ketika hendak cek in hotel dia bertemu dengan salah
satu pejabat setingkat kasubag kabupaten lain yang sedang kasak kusuk
cari kamar kosong, krn penuh sang pejabat itu terduduk lesu di
pelataran sebuah hotel.
"Napa bos, gak dapat kamar ya."
"Iya yan, kamu nginap dimana"
"Hotel ini lah"
"Lho kok dapat,?"
" Saya dah reservasi seminggu sebelum kegiatan, trus semua hotel
disini penuh pak"
" Gini mau bantu saya gak, saya ganti biaya kamu cek in, toh yang
bayar hotel pasti bukan kamu to"
Setelah berfikir panjang sang jurnalis mengiyakan dan langsung
menyambar 8 lembaran uang seratusan ribu sebagai ganti cek in
"Lumayan dapat buat jatah kenakalan" kerikiknya dalam hati
Kota itu bagi sang jurnalis bukan lagi kota asing, sebab menurut
pengakuan sijurnalis dari temannya temanku ia dulu pernah makan bangku
sekolah disekolah menengah atas disitu, bahkan pernah punya cewek
disana sebelum tapi wes meninggal. Itu katanya.
Relasinya yang cukup banyak dikota itu membuat ia tak sulit mencari
tempat menginap namun disitulah
Kebodohan atau takdir itu bermula.
Sebuah studio milik sahabat sijurnalis dipilih untuk tempat menginap
tapi dasar sijurnalis punya naluri baik hati uang pemberian sipejabat
diberikan pada istri sang studio " bro ni uang rejeki, anggap aja buat
beli sayur atau apa kek soalnya aku nginap tempat kamu," dan tuntas
sudah kisah uang 800 ribu.
Dibalik studio ternyata ada persoalan managament yang cukup pelik
sehingga sipemilik studio meminta si jurnalis membantu menangani
secara singkat, maklum dulunya sijurnalis punya basic ilmu yang sama
dengan pemilik studio.
Masalahnya adalah marketing yang ditangani radio ditangani cewek gokil
yang suka cengengesan menghadapi klien,
" Tolong ana bro, kalau gini kacau managamen gue"
" Masalahnya...?"
" Managamentku ditangani cewek yang ku akui kucomot tanpa melihat
bidang ilmunya dia, kuambil dia karena dia jujur,..dan masalahnya pola
pikir dia masih nyantai menghadapi kilen, akibatnya bisa remuk
perusahaan gue"
Kurang lebih gitulah dialog yang diceritakan temannya teman kawanku itu.
Selang beberapa waktu sang jurnalis dikenalkan dengan si marketing
yang mengatur sistem managament perusahaan, weeww cantik memang tapi
setelah diinterview melalui penjajakan makan siang terbongkar memang
si bos asal comot, tapi kejujuran membuat hati sibos luluh seperti ubi
rebus,
Bagi si jurnalis menurut temannya teman kawanku mengajari sicewek ilmu
marketing ternyata gampang terbukti 3 hari bersamanya si cewek
terlihat perubahan cukup baik, berbagai invest bisa masuk, (menurut si
bos). Bahkan pola kerja juga berubah, ...hmm hebat juga temanku satu
itu cepat mentransfer ilmu jadi kepengen juga wkwkwk.
Keburukan mulai terjadi saat transfer ilmu berubah menjadi cinta
(akai..) Bahkan menurut temannya temanku si jurnalis itu pernah nembak
tapi telak telak ditolak oleh sang marketing, alhasil bertepuk sebelah
tangan.
Mungkin karna ditolak sang jurnalis lalu pergi dan menghilang yang
tertinggal hanya chat demi chat dengan sang marketing, sepertinya
upaya saja tapi tetap ditolak hingga akhirnya keluar chat menyerah
yang bunyinya.
"Sudahlah cukup kita bersaudara saja,walaupun aku menyayangi kamu,
tapi rasa itu sudah kubunuh seperti jentik jentikn" hahahaha,
ku tak sangka temannya temanku itu alay juga padahal dia punya umur kepala 3.
Pernah temannya temanku itu katakan pada temanku kl dia ingin ketemu
sama si marketing krn ada fee yang nyangkut direkeningnya si
marketing, tapi lantaran malu cinta ditolak fee itu tak berani
diambil. (Kalau aku fikir sih bukan krn malu, tapi karna angkanya
kecil gak sesuai sama ongkos kesana hahaha)
Celakanya pada saat bersama si marketing si jurnalis mengambil gambar
si marketing diam diam melalui kamera butut miliknya dan membuat
sebuah klip serta diupload kesebuah situs ternama, alhasil istri sang
jurnalis membuka video itu dan pengembaaran bermula, sang istri mulai
mencari detail sosok si marketing, hingga ditemukan melalui jejak di
email.
Meski tidak ada hubungan, tetap saja perang grilya dirumah mulai terjadi.
" Kalau kau sayang dia silahkan nikahkan dia." Kata istri temannya
temanku itu, adohhhhh,,,, capek nulis ni,, bersambung akh......
Langganan:
Komentar (Atom)