Jumat, 03 Agustus 2012

PENCERNAAN FATWA PUJANGGA

Tapi sayang seribu kali sayang... Kemanakah risau hati kualamatkan... Terimalah jawabanku ini,,,,,, Lagu berbait indah bertajuk fatwa pujangga sampai saat ini belum diketahui persis siapa penciptanya,namun jelas digemari banyak orang bahkan dirilis di film laskar pelangi dimana anak-anak menjadi pemandu utama film yang bomming. Secara pribadi, baris demi baris lagu fatwa pujangga mampu membawa kita hanyut dalam sebuah pertanyaan siapa kekasih sang pencipta lagu itu? Dari hasil broswsing dan pencarian malamku, sang pencipta lagu ternyata merindukan sesorang diatas alam khayalnya, sehingga lirik itu tercipta. "Tapi sayang, sayang-sayang sribu kali sayang, kemanakah risalah kualamatkan," dalam lirik ini tergali kalimat bahwasanya ia sendiri tak tau kemana ia harus hantarkan buaian sayangnya karna cintanya pada seorang gadis itu khayal semata. Dan aku sendiri bingung kenapa artikelku kali ini mencoba menggali tentang lagu fatwa pujangga yang bernuansa melayu itu padahal aku penggila rock metallika, sejenis scorpion atau GNR, atau mungkin membuat tulisan ini terlalu mengalir mengikuti perasaan saja yang gundah gulana (hahaha lebai.) T'lah kuterima suratmu nan lalu Penuh sanjungan kata merayu Syair dan pantun tersusun indah, sayang Bagaikan madah fatwa pujangga Kan kusimpan suratmu nan itu Bak pusaka yang amat bermutu Walau kita tak pernah bersua, sayang Cukup sudah tandamu setia Dua bait diatas mengawali penyelamanku pada lagu jadul itu, apa mungkin si pencipta lirik hanya pernah sekali berjumpa lantas diucapkan kata2 manis oleh sang gadis kemudian siwanita pergi, karena di era 70 an terdapat banyak batasan gadis dan jejaka melayu,.... Lantas apa yang membuat sang jejaka tak tau harus kemana? Atau bisa saja jejaka hanya dikirimi gadis sepucuk surat..... Jam saat kubuat tulisan ini persis menunjukkan pukul 00.00 dimana waktunya hari berganti, tapi tah kenapa mata belum juga bisa terpejam, kuputar lagu fatwa pujangga berulang ulang untuk meyakinkan misteri gadis yang begitu diagungkan Sang pencipta lagu.. "Walau kita tak pernah bersua, cukup sudah tandamu setia..." Kalimat itu begitu misteri bagiku, lalu ku termenung sejenak dan mengingat salah satu artikel dari blog yang aku sudah lupa, Disana diceritakan jika sang pencipta NN dulunya adalah seorang pelaut/ nelayan ditengah pekerjaannya sang pelaut menemukan sebuah botol berisi surat bertuliskan arab melayu dengan isi sanjungan dan kata2 indah, usai membacanya, cinta sang jejakapun tertaut dia tak mampu membuang rasa cinta itu meski harus melayari ratusan pulau sekalipun. Tak mampu memendam rasa cintanya NN akhirnya mencoba menulis surat balasan kepada sang gadis itu, isinya adalah keyakinan sang jejaka bahwa surat yang ia temukan adalah untuknya sehingga terbit kalimat. Terimalah jawapanku ini Hanyalah doa restu Ilahi Moga lah Dik kau tak putus asa, sayang Pasti kelak kita kan bersua Kalimat itu jelas mengandung makna yang mudah kita artikan bahwasanya mereka memang tidak pernah bertemu dan hanya berharap bertemu,... Konon begitulah akhirnya lagu itu dilahirkan dari seorang musisi kawakan melayu indonesia dari mendengar cerita sang jejaka pelaut yang berhasil menyingkirkan popularitas P RAMLEE pada masa itu. Yap dia adalah Said Effendi melantunkan lagu-lagu populer yang diciptakannya sendiri, seperti Bahtera Laju, Timang-timang, dan Fatwa Pujangga, maupun karya orang lain, misalnya Semalam di Malaysia (karya Syaiful Bahri), Di Ambang Sore (Ismail Marzuki), dan Seroja karya Husein Bawafie. Lagu terakhir ini membawanya pada puncak ketenaran

3 komentar:

  1. Heran sekaligus sedih mengapa penulis blog ini tdk tau pencipta lagu fatwa pujangga, padahal sudah pernah diterangkan oleh bpk munif bahasuan (musisi dangdut) bahwa lagu ini diilhami dr pengalaman pribadi said effendy

    BalasHapus
  2. Heran sekaligus sedih mengapa penulis blog ini tdk tau pencipta lagu fatwa pujangga, padahal sudah pernah diterangkan oleh bpk munif bahasuan (musisi dangdut) bahwa lagu ini diilhami dr pengalaman pribadi said effendy

    BalasHapus
  3. Tulisan yang bagus, boleh minta kontaknya mas?? saya mau ada perlu sama mas, kirim kontaknya mas yah ke email saya miftahulfathony@gmail.com, terimaksih, di tunggu yah mas

    BalasHapus